OMGHAX ILANG SEBULAN
Huahahaha… Hilang sementara ya sebulan kemarin. Maap, maap… Disebabkan seruntun hal.
HAX ITB!!
Yap, mulai bulan depan akan bermigrasi ke kota kelahiran bandung untuk mengikuti kuliah di i te beh, fakultas MIPA. Di sana (nggakmautahupokoknyaharus) ada internet, jadi semoga saya bisa melanjutkan blog dari sana. Tapi sebulan kemarin saya sibuk dengan menyiapkan arsip ini itu dan memborong barang besar-besaran ke bandung… Tapi sekarang sudah setengah tuntas dan bisa cukup santai.
WATDEHEL Buku Angkatan
Saya bertanggungjawab atas sebagian buku angkatan untuk angkatan saya, Impavido di SMA Labschool Jakarta. Dengan demikian, seperti yang ditebak, saya harus mengerjakan desain (yang aneh karena saya bukan desainer
) sampai empot-empotan. Heheh. Di samping itu, latihan desain sekali-kali spertinya bagus-bagus aja, jadi mungkin ke depan saya akan melakukan beberapa hal berkaitan dengan grafis dan bukan programming…
OOOMMMGGGG Keyboard Rusak
Ho oh. Tombol shift rusak, diikuti tombol alt. Pas dikira penderitaan sudah berakhir (dengan memasang keyboard terpisah dan sekarang membawanya ke mana-mana seperti orang aneh), sekarang seringkali tanpa penyebab jelas tertekan tombol “2″ terus-terusan. Nikmat waktu meninggalkan dokumen setengah terketik buat makan siang dan kembali lagi melihat 51 halaman isinya angka 2 semua. /sob
Proyek Nusakarta Mendekati Alpha
Sebagian teman-teman mungkin mengenal proyek nusakarta. Saya sepertinya akan segera memasang lebih banyak informasi, karena websitenya mendekati penyelesaian. Sementara itu, sebuah screenshot….
(Aplikasi cikgu yang telah saya ceritakan sebelumnya merupakan sebuah bagian dari proyek ini, sebenarnya.)
Saya tidak berani memberikan tanggal deadline untuk diri sendiri, mengingat rintangah (halah) yang akan segera datang, tapi… Tidak lama lagi akan ada komunitas baru.
So, all in all…
I’m back!!
Filed under: kehidupan | 5 Comments
Sistem-sistem pertahanan RI
Tentara Mistis
Personil: Kuntilanak, Babi Ngepet, Pocong, dsb
Tipe Pertahanan: Darat & Laut
Jumlah: Tak terhingga
Kelemahan: Tidak diketahui
Fitur: Asing bagi tentara AS
Tentara garis belakang Indonesia. Mereka kebal terhadap senjata apapun, namun memiliki beragam kekuatan luar biasa yang akan membuat tentara apapun ketakutan.
Bajaj Termpur
Personil: 1 Supir, 1 Penembak
Tipe Pertahanan: Darat & Udara
Jumlah: Sekitar 50.000 di wilayah DKI Jakarta
Kelemahan: Bom Atom, harga bensin yang naik
Fitur: Stealth, Multifungsi
Senjata: Tabrak Lari, Senapan Burung (x2), Penembak Misil, Semburan Asap
Sistem pertahanan di wilayah DKI Jakarta. Bajaj Tempur memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan manuver-manuver yang efektif. Dilengkapi persenjataan, mereka dapat melawan tentara jenis apapun. Jika musuh dalam jumlah banyak, dapat digunakan strategi tabrak lari dan semburan asap knalpot.
Ojek Interceptor
Personil: 1 orang
Tipe Pertahanan: Darat
Jumlah: Sekitar 300.000 per kota besar
Kelemahan: Ditilang polisi
Fitur: Manuverabilitas tinggi, Multifungsi
Senjata: Bom tempel, Tabrak Lari
Ojek yang dilengkapi dengan bom tempel (untuk anti-armor) atau tabrak lari (untuk anti-personil), ojek yang sangat sulit dihancurkan dapat melawan musuh apapun di darat. Saat ini pasukan jenis ini telah tersebar rata ke seluruh pelosok Indonesia.
Santet
Personil: 1 orang pintar
Jumlah: Dirahasiakan
Tipe: Penyerangan Dalam
Kelemahan: Doa
Fitur: Jarak tak terhingga, one-hit-kill
Senjata: Boneka dan Jarum
Sistem counter offensive ini sangat efektif untuk membunuh musuh jenis apapun, di manapun. Cukup sediakan sehelai rambut dan dor, orang itu mati di tempat!!
Durian Corps
Personil: 1 orang
Jumlah: Banyak Sekali
Tipe: Multifungsi
Kelemahan: Harga duren mahal
Senjata: Duren
Bukan rahasia bahwa tentara asing sebagian besar tidak menyukai buah duren. Pasukan ini bertugas menghancurkan tentara secara langsung dengan menimpuki mereka dengan duren. Jika tidak mati ditimpuk kulit durennya, akan mati karena aromanya. Dan untuk yang menyukai duren, mereka akan berhenti dan memakannya, di mana mereka kan langusng jatuh cinta pada Indonesia dan berhenti berperang.
Jakarta Defense System
Sistem ini terdiri dari beberapa bagian:
- Sungai-sungai, terutama Ciliwung: Dipastikan tidak ada tentara yang berani menyelam (bau!) dan kapal selam juga tidak bisa lewat karena dangkal dan padat oleh sampah.
- Banjir memastikan bahwa penyerangan darat akan gagal di musim hujan.
- Dipastikan pula bahwa tentara akan mati kepanasan bila menyerang di musim panas.
- Jika berusaha menetap di hutan, jika tidak diserang oleh hewan/makhluk buas/mistis, akan diserang oleh semut/nyamuk. Antara menjadi gila atau sakit parah.
- Tentara akan nyasar di Jakarta atau setidaknya terkena kemacetan.
- Jalan tol menuju Jakarta dari Bandung tidak akan kuat dilewati oleh kendaraan perang, dan akan runtuh.
- Jika semua gagal, maka blogger Indonesia siap menyerang balik!
(Hanya ditujukan untuk main-main, hehe.)
Filed under: kehidupan | 15 Comments
Menjawab telepon TIDAK AKAN membunuhmu. Tidak juga pesan berantai, sms, atau sampah lainnya.
Lelah! Saya lelah dengan tuduhan bahwa ini-itu bisa membunuh kita begitu saja. Karena saya lelah, maka izinkan saya langsung memulai cerita yang saya dengar, dalam bentuk diskusi:
Teman: “katanya, ada kasus, seseorang terima telepon. Terus layarnya langsung merah gitu! Langsung mati orangnya.“
*jeritan murid perempuan*
Teman: “Makanya kalau dulu kan ilmu hitamnya lewat SMS. Jadi masih bisa nggak dibaca. Kalau telepon kan nggak ketahuan!“
*rasa takut sepertinya semakin menyebar*
Saya: “Memangnya kejadian sama berapa orang?“
Teman: “Yang ketahuan sih baru satu, tapi nggak jelas juga kejadiannya. Nggak tahu, mungkin ada yang lain.“
Saya: “Ya nggak bisa dong satu alasan itu dituduh…“
Teman: “Apa lagi penyebabnya?” (ini yg membuat saya langsung berpikir, “wat?”)
Saya: “…“
Teman: “Terus juga, kartu Axis itu. Yang katanya lingkaran setan gitu-gitu. Gw lihat di tivi tentang itu juga!“
*anggukan-anggukan setuju*
Saya: “Di tivi? Di mana?“
Teman: “Ya pernah lah dulu. Lupa. Yang jelas, katanya kenalan temen bapak gw, pernah tengah malam dapat telepon dari perempuan ketawa-ketawa gitu. Serem kan?“
Satu lagi: Sms yang saya terima.
*bunyi SMS masuk*
“Beberapa hari lalu, seorang ibu meninggal karena anaknya bermain di rel kereta api. Ibu tersebut masih mencari anaknya yang telah ikut tewas tertabrak. Dalam pencariannya, ia menyebarkan sms ini untuk membantunya. Kirimkan sms ini pada 10 temanmu, atau ibu itu akan membunuhmu karena tidak membantunya dalam 3 hari. Jika tidak, anaknya akan membunuhmu dalam 7 hari. Atau mungkin juga kamu akan mati dalam 1 bulan karena kutukan ini.”
*menu > delete*
O RLY?
Jujur, di tahap ini saya hanya bisa berdiam diri mendengar yang seperti itu. Seandainya mencabut nyawa seseorang semudah mengirim sms, atau menyebarkan kartu seluler, atau yang sms-sms nggak jelas itu, sudah tentu umat manusia sudah tewas dari kapan tahu. Dendam sama George Bush? Kirim sms tadi, dia nggak ngerti bahasa Indonesia, tewaslah dia. Nggak usah susah-susah bom, tembak, apapun… Kirim sms, tuntas. Ngapain ribet-ribet?
Dalam kasus pertama, terlihat sekali kekonyolan pergaulan sosial. Orang mencari cerita yang bersensasi, yang seru, yang mengerikan. Dan mengejutkan sekali seberapa cepat sesuatu yang tadinya hanya sekedar khayalan, dapat menjadi “nyata”. Contoh.
Anak SD 1 bersama Anak SD 2: Aku nggak mau ikut ke ruangan sana! Ngeri!
Anak SD 2, bersama teman-temannya: Di ruangan sana ada setannya! Jangan coba-coba masuk!
Anak SD 3, kepada neneknya: Nek, kata temanku di rumahnya ada setan… Aku nggak berani ke sana lagi…
Nenek kepada tukang sate yang lewat: Aduh, cucu lagi ribut, dia bilang lihat setan di rumah temannya… Di wilayah desa sana…
Tukang sate kepada siskamling: Ternyata di desa sana hantunya banyak ya. Aku dengar ada yang lihat setan di sana…
Siskamling pada pak RT: Serem lho pak, di sana banyak yang mistis-mistis. Istri bapak yang lagi hamil jangan ke sana ya, nanti kenapa-kenapa lagi anaknya…
Pak RT pada istrinya: Bu, kita nggak jadi ke desa sana ya. Belakangan banyak kejadian mistis…
Istrinya pada ibu-ibu pengajian: Ibu-ibu, hati-hati dengan desa sana. Suamiku bilang, kalau ke sana bahaya… Jadi kita harus menghindari desa itu. Kalau perlu, panggil Ustad untuk mengusir setannya…
Ibu pengajian pada ustad: Pak, tolong kami! Banyak jin dan setan berbahaya di desa itu. Kita harus melakukan sesuatu!
Ustad kepada kepala desa: Pak, kami minta izin untuk ke desa sana, mungkin dengan beberapa orang lagi. Kami perlu membersihkan hal-hal mistis di sana.
Kepala desa pada wartawan: Ya, kami akan mengirim tim ustad ke sana, karena belakangan ada laporan mengenai hal-hal mistis yang terjadi. Karena mengancam kesehatan rohaniah penduduk desa kami, maka kami akan menindakinya.
*masuk berita nasional:* Sebuah desa di jawa barat hari ini akan dibersihkan oleh tim ustad dari desa tetangganya, karena ada laporan bahwa jin dan setan dari desa tersebut berbahaya bagi kesehatan masyarakat sekitar.
Oh. My. God.
Satu hal terakhir. Itu tidak mungkin urusan inframerah. Bahkan inframerah itu TIDAK BISA DILIHAT MATA MANUSIA. Hentikan kekonyolan “sinar merah” itu.

Filed under: kehidupan | 16 Comments
Kuis: Pesawat di Treadmill
Ok, ini pertanyaannya:
Sebuah pesawat diletakkan pada sebuah treadmill yang besar (jangan tanya kenapa, memang demikian, hehe). Sang treadmill akan menyamakan kecepatan dengan pesawat, tapi ke arah berlawanan (akibatnya, si pesawat seperti berjalan mundur di eskalator; tidak dapat bergerak jika menempel pada tanah). Kemudian, si pesawat meningkatkan kecepatannya hingga kecepatan lepas landas.
Pertanyaannya: Dapatkah si pesawat lepas landas dan terbang?
Hehe, ini sebuah pertanyaan fisika/logika sederhana. Saya hanya penasaran mengenai pendapat anda. ![]()
Filed under: kehidupan | 24 Comments
I’m passionate about:
- Changing the world. I mean, I KNOW everyone wants to do that, in some way or another, may it be to blow up a city or claim as the ultimate dictator of the galaxy. But there has to be something someone can do for anything. It might not always be obvious, but that’s what the force is for. You know, the force.
![]()
- Science. Nerdy? Oh yeah. Well, I’m more into physics (like exactly how many nuclear power plants I need to hijack before I can build something small, say… A miniature Strangelet. Yes, it might take a few trillion trillion watts of power, but it can actually destroy the earth - and what’s the fun in it if there’s no challenge?) than I am into biology (I have no intent whatsoever in finding out why cannibalistic tyrannosaurus-rexes would roam the free world 65 million years ago. If I find one trampling in my yard tomorrow morning, things might be a bit different.)
- Technology. Yeah, everyone cares about technology. But I have my own passionate way of looking at it. Take an example. Who cares about a new millimeter-thick macbook? I could get myself a bulky laptop from 2000, put it under a steamroller in a candy factory and bingo, a custom MacBook Air. (Yes, I know it won’t work, but you can impress most people by just showing it to them. You don’t need to actually open the thing, anyway.)
- Going against the rules. Only when it’s made necessary, though. I’d hate to eliminate thousands of innocent souls just for breaking a rule (that’s pure diabolical stuff!). But rules are there to be followed and as a consequence broken. Remember, if something exists, there will be it’s counter-existence being. If there’s a rule defining something, I’ll be somewhere in the front row to blast it away (and put up a new rule with my name on it!)
Mostly I say:
- A lot. I mean, really, a lot, when I’m in the mood for it. (You can do a quick check in air humidity to see if I’m around and talkin’.)
- “kthx”, “omghax”, and anything else a lolcat would be proud of. Half the people in the world have no idea what it’s about, and the other half probably have never even held a computer.
- “Not really. Actually…” is my punchline for using (or making up) new theories. It’s fun!
I’ve just finished reading:
- About 2000 lines of javascript, PHP and HTML all in one day. Yes, it sucks to have to read machine poetry instead of actual human words all day long.
- … Nothing. Today at school was a lot of fun; in other words, there was no real studying. You know that’s how you like it.
Before I die, I want to:
- Become someone special. Cliche, eh? Nah, who cares nowadays.
- Make my own website, so I can put my own name in real (digital) lights. I hate having to write my name on a piece of paper and shine a flashlight on it to achieve the same thing.
- Get married. People say it’s the best feeling in the world, and since we can’t stay in the world forever (with exceptions), might as well make use of it.
![]()
- Become immortal. Wait, that’s impossible. O RLY?? At least by memory, make myself immortal. Maybe I’ll carve myself a 200-meter tall rock statue on mars the shape of a porcupine just to confuse people who live in the 30th century.
I love listening to:
- Umm… Anything that sounds pleasant. I enjoy classical and pop music, a bit of rock is fine. But nothing too ear-popping. I love my ears, and I do for a reason.
- The sweet sound of silence. You never get to hear that anymore, do you?
What my friends like about me:
- Well, you’ve hit the jackpot! That’s the thousand-year-old question, right?
- Probably my math magic on computers. I don’t know why my timer of death (a timer counting down to the UN of high school) sparked as much retaliation as the American Civil War.
Last year I’ve learned:
- That 365 days is so much less than I wish it’d be.
- That love can come from the most unexpected of places.
- That meteors do exist. They hurt. They really do.
- That this year is 2008. I’m like what the heck, wasn’t it just 2000 last year?
- That people are insane. An 8 gigabyte portable music player by a company named after one of the most common fruits in existence? Puh-lease.
NERD SNIPING.
(ok, it wasn’t last year. But it still counts. It’s actually really fun. 100 points for math teachers, 200 for physics, and 1000 for school jerks.)
Filed under: kehidupan | 9 Comments
QUOTE OF THE DAY!!
Rama, teman sekelas, sesudah UN matematika tadi:
“Gua bisa 19 nomer tadi!! Minimal brapa sih buat lulus??”; dijawab orang lain: “18!!”
Seorang murid dari ruangan lain, seusai UN:
“UAAAAAAAAAAAANNNNJIIIINGGGG!!!”
Pia, persoalan menghadapi teman-teman yang stress sesudah matematika: (Besok ada kimia + english)
“Udah, udah, gapapa. Masih ada hari esok!!”
Bu Ulya, melihat murid-murid berlinang air mata:
“Ga usah dipikirin kok, udah lewat… Lihat aja hasilnya nanti… Baru pikirin lagi….”
Saya:
“Mana sih yang bikin tu soal Matematik? Maniak!! Awas aja KIMIA dan FISIKA besok seperti itu! Bakar! Bakar! BAKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARR!!”
(Bonus, dalam bidang lain: )
Peserta bentrokan tadi siang:
“Astaghfirullah pak!! ANJING!! Majuuuuuuuuuuuuuuu!!” *dobrak polisi*
–
Saya stress. Iya.
Filed under: kehidupan | 17 Comments
Cikgu: Bingkisan untuk Guru!
Mungkin ada yang bingung, dengan sedemikian stressnya saya pada Ujian Nasional dan semacamnya, bahwa saya akan takluk begitu saja dan berhenti jalan-jalan di blogosphere.
Oho! Tentunya tidak. Proyek saya saat ini; sebuah web-app yang lebih sederhana (saya nggak mau proyek terlalu semangat dulu - untuk yang satu ini, saya cukup yakin!) dan ditargetkan untuk guru-guru dan instansi pendidikan lainnya.

Yap. Sebuah sistem pendidikan online, untuk Indonesia dan Indonesia saja. Di sini, guru-guru dapat mengelola berbagai hal yang berkaitan dengan urusan pendidikan. Beberapa fitur yang telah dirancang dan sedang dibangun:
- Menulis, memformat, dan menyajikan soal/ujian secara online. Ya, itu berarti mungkin adik anda beberapa tahun ke depan akan mengerjakan tesnya di depan komputer.
- Menyimpan database murid anda, yang juga dapat mengerjakan ujian yang bersangkutan. Database ini dapat ada isi dengan, misalnya, nilai murid tersebut, sehingga dapat ia (dan orangtuanya) dapat mengakses data itu dengan password.
- Sebuah halaman khusus per-anggota, yang dapat diisi dengan jadwal tes, pengumuman, dan semacamnya.
- Jalur komunikasi berbentuk semacam chatbox (lebih tepatnya seperti sistem blog-dan-komentar, tapi saya kesulitan menjelaskan hal itu kepada guru…).
Saya membuat ini, karena merasa sistem pendidikan kita begitu banyak permasalahannya. Dan saya tidak akan lari - saya akan memperbaikinya!
Saat ini aplikasi tersebut telah mulai dikerjakan. Arsitektur mendasarnya telah tuntas - seperti biasa saya menggunakan XHTML/CSS/jQuery/PHP/MySQL. Dan untuk aplikasinya sendiri, saya menggunakan ExtJS, yang dikawinkan dengan jQuery kesayangan saya.
Silahkan sebutkan jika anda menginginkan suatu fitur atau memiliki komentar/kritik, saya akan berusaha menjawabnya kali ini. Saya tidak bisa menjanjikan kapan aplikasi ini akan mulai - namun jika semuanya berjalan lancar, semoga sebuah tech demo sudah bisa saya sediakan dalam beberapa bulan. Saya biasanya akan memiliki jadwal, tapi UN, UAS, Ujian Praktek, urusan kuliah dan lain-lain tidak memungkinkannya kal ini.
Oh ya… Tentu. Sebuah screenshot untuk bukti, hahaha.
Hal yang sedang saya cari:
- Teman-teman developer untuk membantu beta testing - dan kalau ada yang mau berkerjasama untuk deployment, silahkan hubungi saya!
- Sebuah nama… Setahu saya, “cikgu” berasal dari Sumatra. Namun sepertinya nama ini mengundang sedikit kontroversi. Jadi, jika ada yang menyarankan nama baru… Silahkan!
- Dukungan!
Filed under: kehidupan | 19 Comments
Maafkan saya karena kesulitan menjawab komentar… Nanti diusahakan dijawab kok.

Filed under: Kemanusiaan, kehidupan | 14 Comments



