Peninggalan…

10Nov07

Kenapa manusia itu takut ditinggalkan?

Rasa takut terbesar seorang manusia bukanlah untuk mati; bukan juga kegagalan atau sakit. Semua itu pasti akan dialami oleh setiap manusia, dan tidak ada gunanya ditakuti, karena mau tidak mau suatu saat nanti kita harus menghadapi hal-hal itu, dan lebih baik kita bersiap.

Ketakutan terbesar setiap manusia adalah untuk ditinggalkan, dilupakan oleh kita yang lain.

Ini adalah penyebab rasa ngeri dan takut terbesar yang bisa ada. Dan untuk alasan ini juga mengapa manusia takut mati, atau untuk gagal, atau untuk sakit – karena takut akan ditinggalkan oleh manusia lainnya.

Suatu hari, kita semua akan menjadi peninggalan. Menjadi sekedar tanah, mungkin yang tersisa hanya beberapa foto, nama kita, atau beberapa barang penting. Tapi jiwa kita, semua kesenangan dan pengalaman, akan musnah. Kita ingin menjadi orang penting bagi, ya, demi cliche, “nusa dan bangsa”. Pada akhirnya, hanya beberapa orang terpilih yang akan teringat namanya – itupun hanya untuk sementara waktu.

Kita semua berjuang untuk diingat. Dikenang, dicintai. Tapi, akankah suatu hari cita-cita itu akan kita capai?

Ayo berusaha.



3 Responses to “Peninggalan…”

  1. Cara mudah untuk dikenang adalah dengan menjadi teroris. Minimal masuk blacklist.πŸ˜›

    …bercanda.

    Seriusnya, memang benar kata pribahasa. Manusia meninggalkan nama. Jadi kayaknya ngga heran kalau ada yang bercita-cita untuk melakukan revolusi atau merubah dunia. Entah itu for the better future atau sekedar mengincar catatan Sejarah.

  2. Benar sih, kalau ada kejadian terorisme, nama terorisnya lebih dikenang daripada korbannya.πŸ˜€

    Kadang-kadang kita juga mempertanyakan mengapa kita “berjuang untk masa depan”. Karena kita sendiri pasti tidak akan merasakan waktu itu. Iya, anak cucu kita akan mengalami, tapi tidak kita. Apa karena kita mengkhawatirkan dunia yang akan dialami oleh mereka? Ada benarnya juga sih…

  3. Oh iya, lupa lempar trekbek kesini.πŸ˜›
    Btw poin dari ini terlempar dalam puisi.πŸ˜›


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: